UDIN DAN CITA-CITANYA
Namaku Muhammad Jalaluddin Rahmat, biasa dipanggil Udin. Aku lahir di Tulungagung pada tanggal 25 Mei 2009. Sejak kecil aku tumbuh dalam suasana penuh kasih sayang dari kedua orang tuaku. Mereka selalu membimbingku agar tumbuh menjadi anak yang rajin, sopan, dan bersemangat dalam belajar. Kehangatan keluarga membuat masa kecilku terasa indah, penuh dengan kenangan yang hingga sekarang masih teringat jelas.
Perjalanan pendidikanku dimulai ketika aku masuk Taman Kanak-Kanak, tepatnya di TK RA Muslimat No. 6. Di sekolah itu, aku mulai belajar mengenal huruf, angka, serta berbagai pelajaran dasar lainnya. Tidak hanya itu, aku juga diajarkan bagaimana cara bersosialisasi dengan teman-teman sebaya, belajar antri, bermain bersama, dan menghargai guru. Meski masih kecil, pengalaman di TK membuatku mengerti arti kebersamaan. Setiap hari, aku selalu merasa senang ketika bisa bermain sambil belajar bersama teman-teman.
Setelah lulus dari TK, aku melanjutkan sekolah ke SDN Bumiayu 4. Di sinilah aku benar-benar mulai mengenal arti perjuangan dalam belajar. Selama enam tahun, banyak pengalaman yang aku dapatkan. Mulai dari belajar membaca buku pelajaran yang lebih tebal, mengerjakan tugas-tugas, hingga ikut serta dalam berbagai kegiatan sekolah. Selain itu, di SD aku juga belajar arti persahabatan. Aku memiliki banyak teman, dan bersama mereka aku sering bermain, belajar kelompok, serta saling membantu ketika ada kesulitan. Guru-guru di sekolah juga sangat sabar membimbingku, sehingga perlahan-lahan aku bisa menjadi lebih percaya diri.
Waktu pun berjalan cepat, hingga akhirnya aku lulus SD dan masuk ke jenjang pendidikan berikutnya, yaitu SMP. Aku diterima di SMPN 23 Malang. Di sini, tantangan belajar terasa semakin berat. Mata pelajaran yang aku hadapi lebih sulit dibandingkan di SD. Namun, semua itu membuatku belajar untuk lebih mandiri. Aku mulai mengatur waktu antara belajar dan bermain, serta melatih diri untuk lebih disiplin. Masa SMP juga mempererat persahabatanku dengan teman-teman. Kami belajar bersama, berorganisasi, dan saling mendukung. Dari masa ini aku mulai merasakan bagaimana rasanya menjadi remaja yang harus lebih bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
Setelah lulus SMP, aku memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah kejuruan agar bisa menambah keterampilan. Aku memilih SMKN 6 Malang, dengan jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Di jurusan ini, aku belajar banyak hal baru, terutama tentang dunia teknologi. Aku mempelajari bagaimana membuat perangkat lunak, merancang desain web, serta memahami dasar-dasar pemrograman. Semua pelajaran itu memang tidak mudah, tetapi aku merasa sangat tertantang. Setiap kali memecahkan masalah dalam coding atau menyelesaikan sebuah proyek kecil, aku merasa puas dan semakin yakin dengan pilihan jurusan yang aku ambil.
Sekarang, aku sedang menjalani masa-masa awal di SMK. Aku tahu perjuangan masih panjang, tetapi aku memiliki cita-cita besar, yaitu menjadi seorang programmer yang sukses. Aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku, karena tanpa doa dan dukungan mereka aku tidak akan sampai sejauh ini. Selain itu, aku juga ingin memberikan manfaat bagi banyak orang melalui ilmu yang aku miliki. Bagiku, masa kecil adalah fondasi, masa sekarang adalah perjuangan, dan masa depan adalah tujuan yang harus kuperjuangkan dengan sepenuh hati.

bisa dijelaskan langkah yang harus dilakukan agar menjadi seorang programer?
BalasHapus